Assalamu’alaikum.
Hari ini tepatnya hari kedua memasuki per wordpress-an maka wellhans ingin berbagi cerita tentang perjalanan yang kurang nice
. padahalkan janjinya mo bagi cerita yang nice aja ya but ya ndak apa-apalah yang penting ada hikmah nya aja bagi penulis.
Ceritanya saat naik angkutan rakyat yang murah meriah alias metro mini dengan rute antara fatmawati menuju blok M ,seperti biasa dalam waktu tempuh yang hanya kurang lebih 60 menit ( kalo gak macet lho) itu banyak para penjaja suara yang silih berganti menghibur para penumpang metro mini. Jika disebutkan dari mulai urutan pertama, seorang pengamen dengan tampilan yang benar2 mengidolakan para penyanyi yang ngerock gitulah baju hitam, jeans hitam, rambut dibuat acak-acakan, rantai dicelananya plus nggak ketinggalan kalung rantai sebagai acsesoris biar tambah punk.Dengan suara yang gak ada merdu-merdunya dia nyanyi dengan penuh percaya diri kemudian menyodorkan kantong bekas permen ke kami para penumpang dan kalo menurut pemantauan sih kayaknya dia dapatnya dikit dech atau malah gak dapat sama sekali?setelah itu dia ngacir ke belakang dan turun.
Urutan kedua ditempati oleh si cubby, pengamen yang bertubuh subur mengenakan kaos oblong putih bersih plus celana pendek selutut layaknya anak-anak main pada umumnya hmm…. lumayanlah jadi gak bikin syerem penampilannya, selain itu ternyata bagus lho suaranya saingan dech ama ary lasso he .. hee.Selesai menyanyikan satu lagunya arilaso feat BCL si cubby menyodorkan kantong bekas pengharum dan pelembut pakaian ke penumpang, nach kalo si cubby dapatnya lumayanlah daripada si punk tadi.Sama seperti si punk setelah kantongnya terisi dia bergegas ke belakang dan turun.
Penjaja suara yang ketiga adalah laki-laki berusia kisaran 20-25 tahunan, berpenampilan biasa dengan kaos oblong putih, celana jeans plus sendal jepit. Si laki-laki tadi membawa gitar kecil untuk perlengkapan menyanyinya, dan saat dia mulai menyanyi baru tahu deh kalo ternyata si pengamen gagu alias bisu……hiks kasian juga ya. setelah menyanyikan lagu entah apa, dia mengansurkan kantong juga dan berjalan kebelakang untuk turun.
Selanjutnya selang sepuluh menit dari si pengamen gagu, dari pintu metro mini depan datang seorang pemuda tanggung menggendong seorang gadis kecil dan segera meletakkan si gadis kecil tadi di lantai metro lalu pergi meninggalkannya dengan terburu-buru. Ups ya Allah ternyata gadis kecil tadi disuruh ngemis padahal dia nggak bisa jalan lho karena kaki kanannya buntung , benar- benar keterlaluan. Heghh jadi miris dan ngilu dada ini melihat pemandangan ini, anak kecil, cacat , kurus , dan tidak terawat sama sekali sengaja dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab dan tak punya hati. Kemanakah orangtua gadis itu, sudah meninggalkah? atau mungkin pergi entah kemana……karena kalau memang orangtuanya atau masih ada saudaranya tidak mungkin kan tega membiarkan anaknya jadi seperti itu?. Masak manusia dibuat seperti hewan piaraan aja dieksploitasi layaknya topeng monyet sungguh keterlaluan.
Tapi, apa yang bisa kami lakukan selain hanya menggeram dalam hati sambil berdo’a agar para oknum yang memanfaatkan gadis tersebut sadar dan menghentikan tindakan mereka. Yach memang baru sebatas itlah yang bisa kami buat hiks ……….sedihnya. ![]()